Kumpulan Kata-Kata Sedih Untuk Status Di Sosial Media

Mediasiblogger.com, Dalam kehidupan, ada kalanya seseorang mengalami perasaan senang ataupun sedih. Di beberapa momen seperti kehilangan orang yang disayang, kegagalan hingga merasakan dampak atas perbuatan yang tidak menyenangkan sering menyebabkan suatu kesedihan yang berkepanjangan. Di saat berada pada zona tersebut, banyak orang yang mengambil keputusan untuk mengungkapkannya dalam sebuah kata-kata sedih atau bahkan ada yang sampai mengakhir hidup.


kata-kata sedih
kata-kata sedih

Tidak perlu dipungkiri lagi jika kesedihan sering kali menjadikan hati seseorang menjadi buta, sehingga apapun akan dilakukan olehnya. Namun, jangan sampai Kamu merugikan diri Kamu sendiri atau orang lain jika Kamu dilanda kesedihan. Cobalah untuk berusaha mengontrol diri untuk tidak berlarut-larut dalam suatu kesedihan karena justru akan merusak kehidupanmu. Sebagai jalan terbaik, akan lebih baik jika Kamu mengungkapkannya dalam kata-kata sedih di buku harian.

Dengan mengungkapkan dan menuliskannya di dalam sebuah buku harian, Kamu akan bisa mengenang masa itu di suatu saat nanti. Kesedihan dalam hidup Kamu akan selalu teringat dan membuat Kamu termotivasi untuk ke depannya menjadi sosok yang lebih baik. Sekali lagi, jangan sampai kata-kata sedih yang telah Kamu tuliskan di buku harian justru akan membuat Kamu mengenang masa lalu dalam kedepresianmu yang berlarut-larut.

Kumpulan kata-kata sedih yang bisa dijadikan referensi

 Untuk Kamu yang memang tidak ahli dalam menuliskan kata-kata sedih di sebuah buku harian atau mungkin status whatsapp ataupun facebook, beberapa kata-kata sedih berikut ini bisa Kamu jadikan sebagai referensi. Dengan menuliskan pada sebuah buku harian, maka Kamu akan merasakan perasaan yang lega. 

  • “Mengapa Kamu harus muncul di saat aku berusaha keras melupakanmu dari kehidupan ini?”
  • “Sudah selayaknya aku harus melupakanmu. Namun, kenapa hal ini sangat sulit bagiku? Apakah aku terlalu mencintaimu?”
  • “Jika tidak bersamamu adalah hal terbaik. Sudah pasti aku akan memilih hal itu.”
  • “Dimanapun itu aku selalu tersenyum ceria. Namun, tahukah Kamu di lubuk hatiku paling dalam aku menangis tiada henti?”
  • “Aku akan relakan apapun itu, asal bisa membuatmu terus senang dan tersenyum.”
  • “Kuharap kau tak akan meninggalkanku dalam bayanganmu dan kenangan bersamamu. Begitu sulit hati ini untuk melupakanmu.”
  • “Kukan kunci dirimu di lubuk hatiku terdalam hingga aku bertemu dengan ajalku.”
  • “Iya, aku rela, kok” adalah kata-kata yang hanya sebatas di bibir saja, namun jauh di lubuk hati terdalam perasaan rela itu enggan untuk disampaikan.”
  • “Seiring dengan berjalnnya waktu, semakin renggang hubungan yang kita jalin selama ini.”
  • “Engkau adalah segalanya bagi diriku ini. Namun, aku ini adalah sampah dalam kehidupanmu.”
  • “Jikalau aku hanya mampu bertahan 15 detik lagi, ku akan menelponmu dan ucapkan terimakasih.”
  • “Aku benar-benar tidak rela jika Kamu harus menanggung sakit ini. Tuhan, angkatlah penyakitnya dan biarkanlah aku yang merasakannya.”
  • “Maafkan semua kebohonganku selama ini. Kulakukan  ini semua demi hubungan yang telah kita bangun bersama-sama.”
  • “Kuharap engkau berkenan memelukku untuk terakhir kalinya sebelum jiwa ini pergi untuk selama-lamanya.”
  • “Tuhan, berikanlah aku kesempatan yang kedua untuk bisa mencintainya lagi dengan sepenuh hati.”

Itulah referensi kata-kata sedih yang bisa Kamu jadikan sebagai ungkapan penyesalan, kekecewaan yang tiada henti. Kamu juga bisa mengembangkannya menjadi lebih sempurna sehingga membuat kata-kata sedih tersebut lebih terasa mendalam. Dengan mencurahkan kata-kata sedih itu dalam sebuah buku harian, Kamu akan bisa lebih kuat dan bertahan dalam kesedihan untuk selalu termotivasi menjadi lebih baik.

Iklan Atas Artikel

Iklan Bawah Artikel