Tata Cara Sholat Tahajud dan Sholat Witir Lengkap


Tata Cara Sholat Tahajud dan witir



Mediasiblogger.com , Sholat merupakan tiang agama yang wajib untuk dilaksanakan bagi seluruh umat Islam. Sholat terbagi menjadi dua jenis, yakni sholat wajib dan juga sunnah. Sudah sangat jelas bahwa sholat wajib merupakan ibadah sholat 5 waktu yang wajib hukumnya untuk dikerjakan oleh umat muslim karena terdapat konsekuensi apabila meninggalkannya. Lain halnya dengan sholat sunnah, sholat ini memiliki peran dan fungsi sebagai pembantu amalan serta penambah pahala manusia agar dapat menjadi bekal di hari pertimbangan kelak. Mengapa demikian? Karena, sholat sunnah ini merupakan sebuah ibadah yang tidak wajib dikerjakan. Jika ditunaikan akan mendapat pahala tetapi jika tidak ditunaikan, maka tidak apa-apa. Selain berperan sebagai penambah pahala dan amal kebaikan manusia, sholat sunnah juga dapat membantu meringankan dosa apabila telah lalai dalam menjalankan kewajiban yang telah ditetapkan. 


Salah satu contoh sholat sunnah yang diyakini dapat menolong manusia untuk menggantikan sholat wajib 5 waktu yang telah ditinggalkan dengan cara menunaikan sholat sunnah qabliyah pada saat sebelum sholat wajib dan juga sholat sunnah ba’diyah yang dilaksanakan setelah menunaikan sholat wajib. Sangat bermanfaat sekali bukan? Islam tidak hanya memberikan konsekuensi yang sangat tegas dan setimpal bagi umatnya yang lalai akan kewajibannya, tetapi pasti ada hal yang dapat digantikkan dan menoleransi kesalahannya tersebut. Salah satunya ialah ibadah sholat sunnah yang tertera dalam ajaran ilmu fiqih dengan berbagai macam jenis dan jumlahnya yang tidak sedikit. 2 contoh sholat sunnah yang paling menarik untuk diulas ialah ibadah sholat tahajud dan witir.


Pernahkah anda mendengar bahwasanya terdapat suatu sholat yang mampu mengangkat derajat manusia dan dapat menolong bagi penunainya untuk menerangi jalan di alam kubur? Ya, hal ini merupakan salah satu manfaat dan berkah dari sholat tahajud. Salah satu contoh sunnah ini merupakan sholat yang paling banyak memiliki manfaat dan berkah bagi yang menjalankannya, tetapi tentu saja hal ini dikarenakan susahnya waktu dalam melaksanakan sholat tersebut. Sholat tahajud dilakukan pada sepertiga malam setelah tidur. Tentu saja banyak sekali keberkahan yang datang menghampiri bukan? Sebab, bangun dari tidur pada sepertiga malam merupakan hal yang sangat sulit untuk dilakukan. Kita harus menahan godaan setan yang menuntun kita untuk kembali tidur karena telah lelah melakukan aktivitas sehari-hari. 


Tata cara menunaikan sholat tahajud biasanya dilakukan sebanyak 2 rakaat 2 rakaat sampai dengan kemampuan yang mengerjakan, karena jumlah rakaat tahajud tidak memiliki batasan. Namun, alangkah lebih lengkap dan akurat apabila sholat tahajud ditutup dengan sholat sunnah witir dengan jumlah rakaat ganjil. Sholat sunnah witir dilakukan sebagai penutup dan pelengkap sholat sunnah lainnya yang telah dikerjakan dengan jumlah maksimal 3 rakaat. Jadi, apabila telah mengerjakan sholat sunnah tahajud dengan jumlah rakaat ganjil sesuai kemampuan dan tidak memiliki niat untuk menunaikan ibadah sholat sunnah lainnya, maka ada baiknya ditutup dengan sholat sunnah witir sebanyak 3 rakaat ataupun satu rakaat saja. Berikut ialah tata cara menjalankan sholat sunnah tahajud dan witir:

-      Membaca niat sholat sunnah tahajud
Ushallii sunnatat-tahajjudi rak'ataini (mustaqbilal qiblati) lillaahi ta'aalaa.
Yang artinya:
"Aku niat sholat sunnah tahajud dua rakaat (dengan menghadap kiblat) karena Allah Taala."

-      Kemudian menunaikan sholat 2 rakaat dengan 2 sujud dan 1 salam. Dan diulangi sebanyak kemampuan yang menjalankannya.

-      Setelah semua rakaat selesai, ada baiknya kita mengikuti kebiasaan Rasulullah SAW dengan bacaan doa tahajud yang dapat dibaca pada buku panduan sholat.


       Seperti yang telah disampaikan pada paragraph sebelumnya, apabila telah selesai menunaikan ibadah sholat tahajud alangkah baiknya ditutup dengan sholat sunnah witir dengan jumlah rakaat ganjil. Langkah-langkah yang harus dijalankan apabila ingin menunaikan sholat witir ialah:

-      Membaca niat sholat witir apabila dijalankan sebanyak 3 rakaat
       Ushallii sunnatal witri tsalaasa roka'aatin mustaqbilal qiblati lillaahi ta'alaa.
Yang artinya :
"Saya berniat shalat witir tiga rakaat menghadap kiblat karena Allah ta'alaa".

-      Kemudian mengerjakan sholat sunnah witir 3 rakaat dan satu salam

-      Atau membaca niat sholat sunnah witir berjumlah 1 rakaat dengan satu salam
Ushallii sunnatal witri rok 'atan mustaqbilal qiblati lillaahi ta'alaa.
Dengan arti:
"Saya niat sholat witir satu rakaat menghadap qiblat karena Allah ta'alaa.

Iklan Atas Artikel

Iklan Bawah Artikel